Selasa, 18 September 2012

Itu Sudah Cukup :')

Entah aku menamainya apa, tapi keadaan, rasa, cita, yang kali ini sedikit rumit kujelaskan. Dan tetap saja, setiap aku ingin mengganti ingatan ingatan itu, selalunya intensitasnya semakin sering datang. Bukan bermaksud untuk menghapusnya, hanya menghiddennya sementara saja. Itu tidak menggangguku, hanya, yaa, membelenggu.

Langkahku juga tidak seberat apa yang kubayangkan. Nafasku juga masih berhembus walau sedikit sesak. Fikiranku juga masih sama seperti sedianya. Mungkin memang hati yang selalu menjadi persoalan. Aku menyesuaikan, seperti sedianya, iya, aku menyesuaikan. Aku mengimbangi, aku mengiringi, dan aku berusaha untuk itu. Bahkan meskipun itu berat, aku tidak merasa keberatan melakukannya. Walau aku ringkih begini. Aku punya sesuatu yang kuat dan menguatkanku, keyakinan tentang hal hal itu.
:)

Keresahan, kegelisahanku, tetap saja ada. Tapi ada Tuhan Yang Maha Cinta yang mengerti inginku, untuk apa aku meresahkannya? Pasti Dia sudah menjagakannya untukku, itu sudah cukup. Mendengarnya antusias, adalah bagian dari bahagiaku, yaa, smiling voice nya :) . Bahkan mungkin aku perlu berterimakasih kepada kota itu. Gemerlap santunnya, tak membuatnya lupa bersuara senyum kepadaku, itu sudah cukup. 

Akan banyak cerita yang kau dapati. Ini bagian dari anganmu. Aku senang. Kau, semakin dekat meraih bintang yang kau mau, itu sudah cukup. Pengharapanku untukmu, sekarang, sederhana saja. Aku tak mau terlihat lagi seperti jaksa penuntut. He.

“Berlarilah, karena aku senang melihatmu berlari. Banggakan dirimu sendiri, kau tau, banyak hal yang bisa kau banggakan dari dirimu, jika saja kau menyadari. Senyumkan dirimu, senyumkan banyak yang lain, lalu sedikitlah menoleh kearahku, disana, aku pastikan, masih ada senyumku, untuk berhasilmu nanti :)




Your Always,


Me :')

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Share yukk :))