Minggu, 10 Maret 2013

Kejutan Lainnya :')



Hari ini, aku ngumpul sama sahabat sahabat terbaikku, dyalvarez. Rencana awal kemungkinan bisa dateng semua, lengkap ke tujuh tujuhnya. Tapi satu persatu berguguran, halah. Si Angga yang katanya mau pulang, eh kayaknya cuma ngerjain aja. Ravita ada acara kampus. Zakiya mendadak nggak bisa dateng. But show must go on.

Akhirnya ngumpul cuma berempat. Agenda hari ini sih sebenernya Cuma ngumpul, ngelepas kangen dan makan makan ( ngelunasi janji, hehe). Tapi karna makan siangnya masih dua jam lagi, akhirnya kami memutuskan buat nge mall dulu, hehe. Dan mall yang kami pilih adalah “Royal Plaza”. Paling deket soalnya, hehe. Sebuah rencana tak terduga. Tempat pertama yang kami tuju pasti gramedia. Udah deh mencar sendiri sendiri cari buku favorit masing masing.

Pas di gramed, aku nemuin buku keren banget. Judulnya “13 Wasiat Terlarang” . Bukunya cerdas, bikin penasaran buat terus baca. Penulisnya itu kalo nggak salah namanya IPPO, kalo nggak HIPPO. Maaf lupa. Dia itu adalah Creatif Marketer. Sering jadi pembicara di seminar seminar. Bukunya keren. Jamin deh. Tentang otak kanan. Mau beli, tapi bukunya agak mahal. Jadi, nabung dulu. Semoga kebeli itu buku. Amin. Udah setengah buku, Wiwid, Rizka, Fella ngajak balik. Akhirnya, keluar gramed. Tapi ternyata nggak langsung pulang (biasa cewek) mampir mampir beli ini itu dulu. Nggak kerasa udah jam setengah satu siang, langsung lets go ke tempat makan langgananku dulu sama oppa.

Tempatnya di daerah ketintang, deket Telkom. Menunya disitu sih cuma sedikit, tapi enak enak. Dan hari ini aku menyarankan sahabat sahabatku ini buat makan “Bebek Bakar terenak sepanjang masa” haha, alay ya? Tapi emang beneran enak. Sekali makan, pasti pengen coba lagi. Nggak percaya? Silahkan datang dan mencoba. (berasa iklan, haha). Pas dateng ditanyain ibunya, “Mbak, lama ya nggak kesini?” Aku, “(senyum) hehe iya bu, (bingung mau ngomong apa). Kapan hari kesini kok bu, tapi ibunya nggak ada. Hehe” . terus ibunya ngelanjut bikin minum. Untung aja nggak bahas yang lain lain kayak biasanya, hehe.

Ini BBM, Bebek Bokor Mas, yang ku nobatkan menjadi bebek terenak sepanjang masa hehe


Makan, kenyang, dan, ah mereka ini :)
Aku dikasih kue tart lagi, makasih ya, kuenya, lilin lilinnya, kadonya, makasih :’3
Doa kalian aja udah cukup, masih inget aku aja udah cukup. Semoga tali silaturahmi kita sampai tua nanti ya :3.

Terharu, tapi nggak boleh nangis ya Dhan. Hehe. Tahun ini aku dapet dua kue tart. Makasi Ya Allah, Kau menempatkanku diantara orang orang yang menyayangiku, disini. Menyayangi tulus, tanpa pamrih. Buat mereka bahagia selalu ya, Ya Allah :’)

Ini kue tartnya :)

With besties :* (gak lengkap sebenernya)




Ditambah lagi kadonya Wiwid, yang bikin senyum senyum haru flashback masa sekolah dulu. Dyalvarez, teman teman” sempak kutang”.  Album foto yang dibikin Wiwid seperti memori memori abadi yang masih akan sering kuputar berulang, memorable :’)

Well, terimakasih hari ini(nya) guys. Entahlah, tiba tiba aku terfikir untuk mengumpulkan ketujuh punggawa dyalvarez, ketujuh tujuhnya. Aku punya rencana besar untuk kalian suatu hari, semoga kesampaian, amin. Disaat itu, kita akan berada dalam waktu dan keadaan yang tak pernah kita duga sebelumnya, dengan tawa, dengan senyum haru, dengan rasa bangga, dengan dekat, dengan cerita yang menyenyumkan kita. Amin :)


Senin, 04 Maret 2013

Diantara, Aku.



Aku adalah hampa. Sebutir insan tanpa arti, makna dan semacamnya
Jika tak bisa mencipta senyum sederhana untuk sekeliling.
Untuk kuncup bunga bunga yang akan mekar,
Untuk kucing kucing tetanggaku yang suka beranak pinak.

Aku adalah kupu kupu tanpa sayap. Sebenarnya indah, namun hanya bila utuh.
Cantik hanya pelengkap diri. Hati adalah jiwa, nyawa kehidupan.
Kehidupan yang hidup sendiri, yang berjalan otomatis.
Tanpa kendaliku, tanpa tau arusnya bermuara kemana.

Aku adalah hitam dan putih. Tak berpihak, aku ada diantaranya
Diantara nyata dan khayalan,
Diantara kesalahan yang kubenarkan
Diantara teori teori yang kutentang
Diantara duniamu dan dunia yang tak pernah kupunya

Aku adalah hembusan nafas sesak. Tetap hidup, namun tak melegakan
Seperti berjalan tanpa titik tuju
Mencari namun tak berujung
Menanti yang tidak pasti
Merindu namun tertelan lagi

Aku adalah keheningan dalam riuh. Dikeramaian, namun asik sendiri menikmati sepi
Tak ingin mendengar yang melemahkan
Ingin sembunyi dari teror perasaan yang menggebu
Ingin menghilang dari kekacauan di bumiku

Inilah aku yang berantakan, berupaya menatanya dengan rapi
Menempatkan impian disetiap akan tidur,
Meletakkan kerinduan diruang ruang merindu
Melukis peta dimana langkahku berpacu
Mengobati luka agar sayap sayapku pulih
Menampakan diri dari semua hal yang ingin kuhindari

Diantara hitam, diantara putih.
Ada hati yaitu aku.
Dalam hampa, dalam sunyi yang sering ku umpati
Ingin meng(abu) lagi..







Kamis, 28 Februari 2013

See You, Feb :')


Feb,

Masamu hampir habis tahun ini.
Manis kok :')

Tahun depan, candle light dinner ya Feb :')
See you, my february :)

Rabu, 20 Februari 2013

Dua Puluh Ke-19 :)


"Selamat ulang tahun :)"


Ah, entahlah. Kalimat itu terbaca, terdengar begitu mellow kan? hehe, bercanda.
Terima kasih untuk semua doa hari ini. Untuk semuanya, semoga Tuhan selalu memberi bahagia untuk kalian :)

Entahlah, kali ini aku biasa saja. Tidak ada perayaan atau ritual khusus. Sebelum-sebelumnya juga tidak pernah hehe. Hanya saja aku beruntung. Aku dikelilingi orang orang yang menyayangiku. Aku masih ingat, bagaimana manisnya cerita ulang tahunku yang ke-17. Yang telat dirayain, tapi dibikin surprise sama sahabat sahabatku, sebut saja "dy'alvarez". Walaupun bisa dikatakan mereka gagal bikin surprise karena ada sms nyasar ke hp ku waktu itu, hehe. Walaupun aku udah tau, tapi nggak papalah. Kalian klise tapi so sweet :). Terimakasih untuk cerita sweet 17th nya, aku jadi punya cerita manis di usia itu :')

Usia ke-18. Sebenernya diusia ini, aku berharap ini itu pas ulang tahun. Tapi ya udahlah, gak peka dianya. Tapi pas malem malem, ada mbak yani yang dateng kerumah bawa kue tart mini yang ada lilinnya. Cukup simple sih, tapi so sweet. Sejak itu, aku nggak berharap lebih lebih lagi, hari ulang tahun, sama saja dengan hari lainnya..

Hari ini ke-19
Biasa aja. Sebelum Fitri tiba tiba bawa kue tart yang diatasnya ada lilin 19. Alay, tapi so sweet :')
Makasi semuanya :))


Hei, kamu. Kamu dimana?
Disaat semua muncul, kenapa hanya kamu yang sembunyi? :')
Kamu tau, kado pertamamu masih sering ku peluk malam malam. Iya, karena itu satu yang mewakili, darimu. dan entah mungkin kamu memang membuatnya begitu. Karena setelah hadiah 16 itu, hadiahmu setelahnya adalah kamu sendiri. Katamu, "Semua hari itu spesial, jadinya hari spesial biasa saja. Karena semua hari itu spesial." "Aku bingung memperlakukanmu bagaimana dihari spesialmu, aku bukan pria romantis, aku tak pandai membuatkanmu kejutan." katamu setelahnya. Iya, terimakasi atas perlakuanmu yang pernah menjadi spesial setiap hari, dihari hariku yang lalu. :')

Kali ini, ah kamu masih sama. Selalu saja. Terhitung, kamu hampir melewatkan setiap ulang tahunku. Dan lebih memilihkan hari lain yang lebih menyenyumkanku. Beberapa hari lalu, aku sempat shock, ketika tiba tiba kau menyanyikanku lagu ulang tahun dan memberiku ucapan dari ujung telfonmu. Iya, kau selalu suka menggodaku, membuatku besar kepala, dan berfikir ini itu. Padahal kau tau kan, hari itu bukan hari ulang tahunku. Iya, kau pasti tau. Dan kenapa tidak memilih menyanyikannya hari ini saja? ah iya, kau memang begitu. 

Kali ini, kau menghadiahiku apalagi? hehe, aku bercanda. 
Sudah kau terima hadiah dariku? sudah kau dengar? kurasa belum. Iya, itu hadiah. Entah kenapa, aku seperti tersambar entah apa. Iya, lagu itu. Lagu tentang jatuh cinta, untuk yang pertama kali aku tulis, aku rangkai nadanya, aku buat sendiri rancangannya, aku mainkan sendiri iringan musiknya,dan aku nyanyikan. Entah bagus atau tidak, layak atau belum, masih terdengar amatir atau kikuk, aku berusaha membuatnya terdengar sebaik mungkin. Iya, aku selalu tersemangati belajar tentang ini, dan masih kamu gurunya. Aku tau, reaksimu pasti masih akan tetap sama. Ekspresi datar. Tapi entah, aku selalu suka melihat ketidaktertarikanmu tentang ini. Walau setelahnya kau menanyaiku ini itu, kenapa bisa begini bisa begitu, hehe. 

Terlepas semua itu, aku merasa berhasil menulis ini, lagu jatuh cinta yang belum pernah aku buat sebelumnya. Lagu yang membuatku merasa jatuh cinta, saat aku mendengarnya, bahkan disaat aku sedang begini. Entah bagaimana denganmu. Semoga pesannya tersampaikan juga, sempatkan mendengar ya :) 

Selasa, 19 Februari 2013

Seniman Sempurna :)


Tuhan,

Kurasa Dia Seniman Sempurna..

Melukis lengkung pelangi yang seakan menyenyumi bumi
Menyuarakan ombak hingga terdengar begitu merdu
Menarikan benda langit hingga membentuk tarian sempurna
Mencipta bintang yang biasa ku pandangi lama lama
Mengukir senyumNya lewat bulan sabit
Menjadikan suara angin menjadi nyanyian alam paling syahdu
Semuanya indah, menyenyumkanku.


Aku selalu mengagumi setiap karyaNya, 
Salah satunya, kamu.



Senin, 11 Februari 2013


"Semua hari itu spesial. Makanya aku bingung memperlakukanmu bagaimana, dihari (yang kamu anggap spesial) itu. Semua hari itu spesial."

:')


Dear Februari :)


Dear Februari,

:)
Hei, bulan melankolis. Bulan warna warna..
Kita ketemu lagi, sudah merindukanku?
Aku merindukanmu. Aku merindukan cerita manis yang kau bawa.
Aku pernah punya cerita manis denganmu, masih ingat?

Feb,
Tahun ini aku ingin memijak bumi.
Menyadari kalau aku manusia. Manusia dalam nyata, bukan angan.
Sebelumnya aku terbang terlalu tinggi
Iya, aku merasa jadi kupu-kupu
Kupu-kupu yang baru lepas dari kepompongnya
Dan menjadi kupu-kupu dengan sayap sempurna dan bahagia kala itu

Sekarang aku tau, aku bukan kupu-kupu.
Aku juga tak punya sayap apalagi sempurna, aku masih jauh dari itu
Tentang bahagia, aku bahagia kala ini. Aku masih bisa tersenyum, Feb :)

Feb,
Tahun ini, apa kau punya kejutan untukku?

Ah bukan. Aku tidak meminta. Aku juga tidak sedang merayumu. Aku bercanda.
Tapi, kamu tetep jadi bulan penuh cerita ya.
Aku cukup tau beberapa hal, mungkin kali ini aku bisa terbang lagi
Bukan jadi kupu-kupu. Terbang tanpa sayap. Merasa sempurna karena disempurna(kan).

Feb,
Senyumkan aku lagi ya
Dari sekian cerita yang tak ingin ku ulang,
Selalu kamu pengecualian. Iya, kamu.
Aku selalu ingin mengulangi
Kamu, Februari(ku)