Rabu, 20 Februari 2013

Dua Puluh Ke-19 :)


"Selamat ulang tahun :)"


Ah, entahlah. Kalimat itu terbaca, terdengar begitu mellow kan? hehe, bercanda.
Terima kasih untuk semua doa hari ini. Untuk semuanya, semoga Tuhan selalu memberi bahagia untuk kalian :)

Entahlah, kali ini aku biasa saja. Tidak ada perayaan atau ritual khusus. Sebelum-sebelumnya juga tidak pernah hehe. Hanya saja aku beruntung. Aku dikelilingi orang orang yang menyayangiku. Aku masih ingat, bagaimana manisnya cerita ulang tahunku yang ke-17. Yang telat dirayain, tapi dibikin surprise sama sahabat sahabatku, sebut saja "dy'alvarez". Walaupun bisa dikatakan mereka gagal bikin surprise karena ada sms nyasar ke hp ku waktu itu, hehe. Walaupun aku udah tau, tapi nggak papalah. Kalian klise tapi so sweet :). Terimakasih untuk cerita sweet 17th nya, aku jadi punya cerita manis di usia itu :')

Usia ke-18. Sebenernya diusia ini, aku berharap ini itu pas ulang tahun. Tapi ya udahlah, gak peka dianya. Tapi pas malem malem, ada mbak yani yang dateng kerumah bawa kue tart mini yang ada lilinnya. Cukup simple sih, tapi so sweet. Sejak itu, aku nggak berharap lebih lebih lagi, hari ulang tahun, sama saja dengan hari lainnya..

Hari ini ke-19
Biasa aja. Sebelum Fitri tiba tiba bawa kue tart yang diatasnya ada lilin 19. Alay, tapi so sweet :')
Makasi semuanya :))


Hei, kamu. Kamu dimana?
Disaat semua muncul, kenapa hanya kamu yang sembunyi? :')
Kamu tau, kado pertamamu masih sering ku peluk malam malam. Iya, karena itu satu yang mewakili, darimu. dan entah mungkin kamu memang membuatnya begitu. Karena setelah hadiah 16 itu, hadiahmu setelahnya adalah kamu sendiri. Katamu, "Semua hari itu spesial, jadinya hari spesial biasa saja. Karena semua hari itu spesial." "Aku bingung memperlakukanmu bagaimana dihari spesialmu, aku bukan pria romantis, aku tak pandai membuatkanmu kejutan." katamu setelahnya. Iya, terimakasi atas perlakuanmu yang pernah menjadi spesial setiap hari, dihari hariku yang lalu. :')

Kali ini, ah kamu masih sama. Selalu saja. Terhitung, kamu hampir melewatkan setiap ulang tahunku. Dan lebih memilihkan hari lain yang lebih menyenyumkanku. Beberapa hari lalu, aku sempat shock, ketika tiba tiba kau menyanyikanku lagu ulang tahun dan memberiku ucapan dari ujung telfonmu. Iya, kau selalu suka menggodaku, membuatku besar kepala, dan berfikir ini itu. Padahal kau tau kan, hari itu bukan hari ulang tahunku. Iya, kau pasti tau. Dan kenapa tidak memilih menyanyikannya hari ini saja? ah iya, kau memang begitu. 

Kali ini, kau menghadiahiku apalagi? hehe, aku bercanda. 
Sudah kau terima hadiah dariku? sudah kau dengar? kurasa belum. Iya, itu hadiah. Entah kenapa, aku seperti tersambar entah apa. Iya, lagu itu. Lagu tentang jatuh cinta, untuk yang pertama kali aku tulis, aku rangkai nadanya, aku buat sendiri rancangannya, aku mainkan sendiri iringan musiknya,dan aku nyanyikan. Entah bagus atau tidak, layak atau belum, masih terdengar amatir atau kikuk, aku berusaha membuatnya terdengar sebaik mungkin. Iya, aku selalu tersemangati belajar tentang ini, dan masih kamu gurunya. Aku tau, reaksimu pasti masih akan tetap sama. Ekspresi datar. Tapi entah, aku selalu suka melihat ketidaktertarikanmu tentang ini. Walau setelahnya kau menanyaiku ini itu, kenapa bisa begini bisa begitu, hehe. 

Terlepas semua itu, aku merasa berhasil menulis ini, lagu jatuh cinta yang belum pernah aku buat sebelumnya. Lagu yang membuatku merasa jatuh cinta, saat aku mendengarnya, bahkan disaat aku sedang begini. Entah bagaimana denganmu. Semoga pesannya tersampaikan juga, sempatkan mendengar ya :) 

2 komentar:

Share yukk :))