Minggu, 20 Januari 2013

Dialog Menggelitik Pos 4


Malam kemarin di pos 4. Aku nggak tau kenapa aku bisa nyasar jaga pos itu. Disitu ada lima orang. Aku, Suchay, Viva, Agra sama Alan. Yang kemudian kami terlibat dalam dialog dialog menggelitik. Iya, waktu itu acara jerit malam, karena aku ada di pos 4, jadi pesertanya agak lama nyampek pos 4, sambil menunggu, suchay membuka topik.

"Cowok, kalo menilai cewek itu dari apanya?" Suchay ngelempar topik

Disitu cowoknya cuma ada Agra sama Alan. Dan yang jawab sepenuhnya adalah Agra, haha. Soalnya si Alan mah anaknya lurus lurus aja gitu. Kalo si Agra nih, agak pengalaman. Kata Agra, "Sikap".
Terus dilanjut dengerin curhatan si Suchay yang galauan. Dan sekarang gantian Agra yang ngelempar pertanyaan.

"Kenapa sih ada orang pacaran? Pacaran itu apa?"

Satu kalimat pertanyaan yang menohok di telingaku. Spontan aku bilang "Status". Si Suchay, jawab lumayan panjang, satu paragraf. Kira-kira gini "Pacaran itu adalah proses belajar saling mengenal dan melengkapi, menutupi kekurangan pasangan dengan kelebihan pasangannya untuk menuju kearah yang lebih serius." Terus si Agra ngelanjut," Kalo gitu, kenapa ada pacaran putus, ganti pacar dan kenapa selalu ada keinginan untuk berganti ganti?" untuk pertanyaan yang ini aku sama Suchay kompakan, "Enggak semua cewek gitu, kebanyakan yang punya fikiran begitu justru cowok". Aku sama Suchay tersenyum menang.

Lalu si Agra ngomong mendadak ala ala Raditya Dika. "Sebenernya konsep pacaran di Indonesia itu salah. Disini konsep pacarannya, kamu punyaku aku punyamu. Salah banget kan? Pacaran itu cuma status. Resmi? untuk siapa? Kalo pacaran itu resmi diakui negara, kantor kecamatan penuh. Pacaran itu lebih dari hati ke hati, lebih ke bentuk perhatian. Yang penting sama sama tau. Jadi apa status pacaran masih perlu?"

Si Suchay masih nyanggah pernyataannya si Agra tadi. Sedangkan aku langsung, jleb. hehe. Baru kali ini aku membatu. Dan ya, berfikir kalo statementnya si Agra itu ada benernya. Bener banget malahan.

"Pacaran itu memang status. Status dalam fatamorgana. Dimana seseorang bisa terlihat lebih "memiliki" dihadapan orang lain. Namun hal yang lebih penting adalah hati. Yang penting hati sama sama tau, punya ikatan yang lebih kuat dibanding apapun." - Ramadhani Syah Fitri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Share yukk :))