Rabu, 10 Oktober 2012


Disaat aku ingin meninggi, seakan Tuhan menegurku untuk tetap berpijak pada bumi. Mungkin Tuhan lebih menyayangiku yang rendah hati, yang tersenyum simpul, yang lebih banyak mendengar dan peka terhadap apa yang ada disekitarku. 

Disaat aku ingin menyerah, seakan Tuhan mengingatkanku, bahwa aku yang sekarang, sudah cukup beruntung, dengan segala anugerah yang diberiNya untukku. Semacam harta karun, yang hanya aku dan Tuhan saja yang tau.

Disaat aku ingin berontak, seakan Tuhan menyenyumiku, bahwa aku harusnya sadar, bahwa Tuhan sangat menyayangiku, dan selalu mendengarkanku. Seakan Dia ingin menenangkanku, bahwa hari indahku, akan datang disaat yang indah pula. Mungkin Dia lebih menyukaiku yang penyabar dan rajin mengucap doa, doa doa :)



Selasa, 09 Oktober 2012

Someday, When All Will Be Okay



Sejak hari abu itu, aku terhentak. Aku harus kembali memahami, bahwa cakrawalamu luas, dan itu memang kamu. Hebatnya, kamu pergi tanpa rasa rasa yang menyedihkan. Kamu pergi dengan perasaan yang sempurna, yang hingga kini, tak tau aku menamainya apa. Kau pergi saat semua rasa berada di klimaksnya, dan sepertinya kau ingin menahannya sebagai klimaks. Membuat semuanya tertahan, mungkin lebih baik menurutmu.

Kau pergi terlepas dan melepas dengan sempurna. Tanpa janji janji. Hanya doa doa suci tentang bahagia kita nantinya, suatu hari. Dengan angan, impian, senyum dan tawa. Yang mungkin bisa kita jalani bersama, suatu hari. Dengan rasa rasa yang meluap karena terlalu lama tertahan, suatu hari. Karena kau dan aku percaya, bahwa Tuhan, selalu punya rencana terbaikNya untuk kita, suatu hari. Semoga saja doa doa kita adalah rencana terbaik Tuhan yang tertunda, suatu hari.

Mengingatmu di menit menitku, tentu saja merisaukanku sendiri, yang sebenarnya tak ingin risau. Dalam mimpiku tiap malam, kau masih saja tak bosan hadir, walau hanya sekedar menyapaku. Atau hanya untuk mengingatkanku, bahwa ada kau, yang membuatku merasa menjadi seorang pecinta ulung.

Kamu hebat, pergi tanpa meninggalkan memori buruk. Mungkin kau adalah seorang pencetak memori terbaik. Bahkan disaat seharusnya aku merasa kecewa, awang awang senyummu yang menenangkan kecewaku itu selalu muncul. Senyummu abadi setidaknya di memoriku tentangmu yang kau lukis dengan sempurna.

Dalam dewasaku, aku tak mengharap, bahwa kau juga merasakan hal yang sama denganku. Seperti sebelumnya, aku tak menyuruhmu untuk merasakan hal yang sama denganku. Aku selalu memberimu kebebasan untuk memilih rasa, rasa mana yang ingin kau punyai untukku.

Aku ingin mengucap rindu. Tapi nanti sajalah. Biarlah ku tahan rindu rinduku ini. Mungkin saja, rindu menahunku nanti, adalah semangatmu yang lain untuk cepat meraih bintang yang kau ingin. Agar kau tak menjadi bintang kecil lagi. Sebentar lagi, sinarmu dari sana, pasti dapat ku lihat dari sini. Percayalah. Aku tidak bohong.

Ku selipkan namamu dalam doaku, agar kau bisa menjadi kau yang terbaik. Memberi bahagia untuk orang orang yang kau sayangi dan menyayangimu. Menyumbang senyum untuk mereka yang susah tersenyum. Menebar kebaikan untuk lingkungan sekitarmu. Kau tau, kau masih punya sejuta terbaikmu jika kau tau.

Kuberitau ini, karena, sepertinya kau masih saja meragu..

Jumat, 05 Oktober 2012

Ngeliat fotomu aja, aku jadi tau, aku pengen kamu banget...

Kamis, 04 Oktober 2012


:')


Kalian penguatku,
Sungguh, aku tidak bohong
Bahkan saat ini aku bisa tersenyum karena kalian, walaupun hanya tersenyum haru

Kalian terbuat dari apa?
Kalian baik, dan memberiku doa doa baik

Aku baik baik saja :')
Apa diluar sana. di kejauhan, aku terlihat tak baik?
Aku baik, 
Kalian mungkin belum terbiasa, sama sepertiku apalagi :')

Terima kasih, 
Kalian penguatku

:')

Semoga Allah, selalu membahagiakan kalian
:')

Amin,

Senin, 01 Oktober 2012

Aku, harus punya benteng hati seperti apa lagi?
Harus sekuat bagaimana? katakanlah, katakanlah..

Beritau aku !!
Aku harus mengokohkannya seperti apa lagi?
Beritau aku !!

Aku ingin kau mudah, aku selalu ingin memudahkanmu
Aku ingin kau maju, aku selalu ingin mendorongmu

Aku ingin kau sesuai, aku selalu ingin menyesuaikan

Hati ini harus sekokoh apa lagi?
Aku sudah cukup kokoh saat ini, sudah kuat walaupun belum cukup

Beritau aku !!
Harus punya pengertian berwujud apa lagi?
Ayo, beritau aku !!
Ajari aku, menjadi kokoh yang kau maksud.


Aku masih, dan selalu...
Kuberi tau ini, meski kau pasti sudah tau..

My Sista, My Best Friends :)




Kamu punya saudara cewek?
Seumuran?
Yeah, aku beruntung. Karena aku punya. Apalagi selain cantik, mereka juga berbakat dan selalu muda :D. Walaupun cuma saudara sepupu, tapi kami udah kayak saudara kandung, hal itu mungkin karena kedekatan keluarga kami. Selain saudara, aku juga menganggap mereka sebagai sahabat terbaikku, the truly friend :) . Mereka ada disaat aku senang, sedih, galau, bingung, ya, mereka selalu ada, tentu, dengan solusinya :)


Well, kami saudaraan cewek cewek bertiga, aku akui, mereka punya “mereka”nya sendiri, itulah yang bikin kami klop, karena saling melengkapi.
Check it out..
;)


1. My Sista, Ardhiyani




Biasanya aku panggil Mbak Yani, walaupun temen temennya lebih sering manggil dia “Aling” itu loh nama salah satu peran di film laskar pelangi. Haha. Papa mamanya orang jawa asli. Tapi nggak tau kenapa dia wajahnya oriental banget. Lahir 26 April 1993, dia senior satu tahunku. Hobinya shopping, foto, mix and match in baju. Karena itu, aku mendaulatnya sebagai fashion stylistku, walaupun dia sekarang lagi kuliah di sebuah lembaga kesehatan, tapi bakatnya tentang fashion, aku acungi jempol. Ada aja idenya. Oh ya, sebenernya dia itu foto genic dan tinggi semampainya bisa bikin dia jadi model majalah remaja atau majalah islami, tapi karena dia masih suka malu malu, jadinya ya, harus didorong dorong gitu, kayak mobil yang mau jalan, tapi yang diinjek remnya, ya namanya juga masih malu malu. Hehe. Karena rumahku dan rumahnya masih satu perumahan, aku udah ngerasa “plekk” banget, udah klop. Kadang kita suka ngayal bikin surprise atau ngarep dapet surprise dari pacar pacar kami, yang yaa, cuma ngayal aja.  Haha. Mbak Yani ini, bener bener kayak dewi penolongku, untuk saat saat genting.


2. It's Me, Ramadhani Syah Fitri




Biasanya aku panggil “aku”. Lahir dari seorang ibu luar biasa di 20 Februari 1994. Hobi dengerin musik, baca, dan bernyanyi. Penggemar berat nasi bebek. Dan suka minum susu ultra. Dibanding mbak Yani sama Fia, mungkin aku “terlihat” lebih rock and roll. Selain ini, mungkin kalian sudah tau tentangku..


Hehe :D


3. My Sista, Sofia Anggrhaeni





Biasa aku panggil Fia. Lahir 30 April 1996, junior 2 tahun dari aku. Cewek yang punya bakat masak ini selalu bikin iri, aku sama Mbak Yani. Gimana enggak? Dibanding aku sama Mbak Yani, dia gampang banget naikkin berat badan, lah aku sama mbakku? Cuma bisa ngiri aja. Haha. Bercanda. Oh ya, selain punya bakat masak, dia juga punya bakat menulis. Bahkan karena tulisannya, dia jadi ditemukan seorang guru pencari bakat disekolah, dan sekarang dia anggota di sebuah ekskul English debate disekolahnya, FYI, dia sekolah di SMKN 1 Surabaya, sekolahku dulu. Dan sekarang dia lagi on the job training, di salah satu hotel internasional, di Surabaya
Sedikit ceritaku tentang mereka, kata budhe, diantara mereka, aku keliatan paling tomboy.
Emmm, sebenernya aku nggak tomboy sih, soalnya aku juga doyan pake dress. Tapi gak girly girly banget juga, soalnya aku suka yang simpel. Maksudku, bukan berarti cewek girly itu ribet ya. Tapi emang biasanya gitu. Hehe, aku fleksibel aja.

Oh ya, ada satu hal yang nggak terduga, satu hal yang bikin ceritaku sama mereka “terkesan” sama, percaya nggak, kami bertiga punya pacar sekelas. Haha :D

Mbakku pacaran udah empat tahun lebih, aku, hampir dua tahun, adikku, emm dia masih newbie sih, hehe. Adikku setengah tahunan kayaknya. Dan kami pacaran sekelas.  Is it Amazing?
Dan sekarang kami lagi galau dengan versi kami masing masing. Haha.

Enaknya punya saudara cewek dan seumuran, banyak banget. Bisa curhat bareng, masak bareng, shopping bareng, semuanya bisa bareng. Dan karena kami punya selera dan bidang yang beda beda, jadi bisa saling melengkapi. Hehe. Kalo tanya fashion, di mbakku. Kalo mau hunting foto, konsultasi ke aku. Kalo mau masak bareng, fia jadi chief kokinya :) . Selain itu, masalah cowok, kami punya pandangan kami masing masing, dan itu menyenangkan, bisa sharing dan berbagi juga salah satu keseruannya. :D

Sista, temani aku terus ya, tetap saling menguatkan dan menceriakan :D
Kalian, salah satu dari sederet alasanku untuk tersenyum..
Love you so mbak Yani (peluk cium), and you too fia (peluk cium)
:3





Yani | Dhani | Fia :D

Sabtu, 29 September 2012

Welcome, Keyya :)

Alhamdulillahirrabbilalamin.

Terima kasih Ya Allah, Kau telah mengijinkanku untuk yang satu ini.
:)



Bisa dibilang, hal yang satu ini adalah satu dari sederet impianku yang tertunda. Dan alhamdulillah, kemarin, bisa kesampaian. Kemarin aku bisa bawa pulang, Keyya. Setelah lama aku kepengen, dan sebulan yang lalu udah aku planningin buat bener bener bawa dia pulang kerumah. Oh ya, Keyya itu, keyboard(ku). Selamat datang Keyya, temani aku bersemangat ya :)

Mungkin ada yang bingung, dengan keputusan buat nekat beli keyboard. Aku keyboardis? bukan. Aku musisi? belum. Bahkan semua keluargaku atau mungkin teman temanku pada heran dan ngira aku aneh dan cuma sekedar pengen ini itu aja. Enggak kok, aku sadar ngelakuin ini, dukung aku ya, semangatin aku. Walaupun awalnya ibu nggak setuju dan nanggepin aku sinis, tapi ya, setelah mendengarkanku, beliau tersenyum, antusias, dan mendukungku. Alhamdulillah. Dan aku rasa semua juga sama seperti ibuku. :)

Aku nggak berjanji apapun, membuktikan apapun, berharap yang muluk muluk dari ini. Aku melakukan ini, bukan untuk apa apa. Bukan untuk punya punyaan, bukan buat nurutin nafsu konsumtif, dan lainnya. Aku melakukan ini dengan sadar dan alasan yang jelas, semoga investasiku ini membahagiakan. Amin.

Terima kasih, untuk orang orang yang menyemangatiku untuk ini, aku tau ini masih sangat awal. Tapi aku merasa ini langkahku yang "terlihat" berani. Terima kasih gemblengannya, kritikannya, sarannya, motivasinya, pujiannya. Kata kata kalian berputar putar terus di kepalaku. Kalian mempercayaiku, kenapa aku tidak?. Karena kalian, aku jadi punya alasan kuat mempercayai diriku sendiri. :')

FYI, untuk bawa Keyya pulang, aku harus sabar 2 bulan dulu, dua bulan sebelum dan sesudah. Dan kemarin aku harus ikhlas, ngeliat saldo atm ku. Hehe.

Keyya, temani aku ya. 
Jadilah panggung yang megah untuk tarian jemariku
Bersuaralah dengan indah, mendamaikan

Keyya, semangati aku ya.
Kau tau, senandungmu nanti bisa membuatku semangat membuka pagi, dan melelap saat aku enggan tertidur


Welcome to my life Keyya,
You, born to make history :')
Although, just for me, my nice story :')