Minggu, 02 Maret 2014

Senja Bersama @ladangsandiwara




1 Maret 2014 -  Oost Coffe & Theaa, Kaliwaron 60, Surabaya Timur, menjelang senja..

Selesai makan Mie Iblis, aku lalu melaju ke workshopnya teman soundcloudku dari Jogja. Hari ini dia mengadakan workshop tentang “Menerbitkan Buku Secara Mandiri” di Surabaya. Emmm, sebenernya awal aku tau dia itu bisa dibilang unik. Aku taunya dari soundcloud (yang entah bagaimana ceritanya bisa nyasar ke soundcloudnya dia) gegara terpikat sama lagunya yang judulnya “Senja, Sendu Yang Manja” aku jadi follow akun twitternya deh. Dan semenjak itu aku jadi tau juga kalo sebenernya dia itu seorang penulis. Penulis, penyanyi, dan bisa musikalisasi puisi, keren kan? Mungkin itu juga alasan kenapa aku datang ke workshop itu, mau ngeliat performnya secara live dan bonusnya, aku dapet ilmu tentang kepenulisan. Namanya, Mas Bagustian Iskandar. Atau kalo mau tau lebih lengkap tentang dia follow aja akun @ladangsandiwara. Barangkali nanti kamu juga bisa terpikat ehehehe.

Dateng ke acara telat sejam-an gegara nyasar, sampai tiga kali ngelewatin FK Unair (menurut infonya sih belakangnya Unair) padahal masi jauh. Google map pun kurang membantu, emmm mungkin pas itu akunya lagi nggak ngeh baca petanya, hmmm (jadi ini ceritanya aku kurang menguasai jalanan Surabaya Timur). Dan akhirnya sampailah aku di café itu. And the awkward moment adalah ketika kamu dateng workshopnya telat, ketika semuanya hening mendengar presentasi. Hmmm kikuk, tapi ya gimana lagi. Langsung cari tempat duduk kosong (yang kebetulan pas banget viewnya) sambil nunggu Ravita, yang nggak dateng-dateng. Sampai beberapa menit kemudian Ravita dan temannya dateng dan semua berjalan ‘lebih’ nyaman ehehe. Aku ngajak dia kesini soalnya ceritanya sekarang dia udah jadi penulis. Penulis indie juga, barusan nerbitin buku pertamanya. Barangkali buat nambah ilmu dan jaringan juga.
Sesi awal Mas Bagustian ngejelasin tentang ‘self publishing’ dan tahapan/proses bagaimana menerbitkan sebuah buku, marketing dan distribusinya, diselingi dengan cerita pengalamannya selama menjadi penulis indie. Sesi berikutnya, tanya jawab emmm atau mungkin lebih tepatnya sharing ehehe. Dan sesi terakhir adalah taraa Mas Bagustian perform. Nyanyiin lagunya yang aku suka, “Senja, Sendu Yang Manja” emmm sebenernya aku suka lagu itu karena judulnya, ehehe. Dan pas didengerin, enak juga lagunya. Yang kedua dia musikalisasi puisi yang dia gubah dari ceritanya Agus Noor. Dan lagu yang terakhir, dia bawain satu lagu orang lain, yang entah judulnya apa, sedangkan waktu dinyanyiin aku dibikin melting dan pengen nangis. Hampir semua yang hadir disitu hafal lagunya, sedangkan aku hanya nikmatin sambil ‘deg’ dan mata yang nyaris berkaca kaca. Entah karena lagu ini memang enak, atau Mas Bagustiannya yang ngebawainnya bagus banget, total penjiwaannya, ya setidaknya aku terbawa. :’)


Acara selesai, sebenernya aku mau nyapa Masnya atau bahkan minta foto bareng buat dokumentasi, tapi pas itu banyak yang konsultasi kepenulisan sama dia, dan apalah daya aku orangnya pemalu, dengan segala hal yang harus disesuaikan disitu ehehe.. apa sih? Dan karena udah jam 8 malem juga, aku harus segera pulang. FYI, perjalanan kerumahku kurang lebih sejam-an. Ini di Surabaya Timur dan rumahku di ujung Surabaya Barat, udah masuk Gresik malahan ahahaha. Namun jarak bukan penghalang bukan? :) 

Great to see you Mas, aku tunggu ‘KotaDalamMata’ punyamu ya. Buat aku terpikat lagi, ehehehe. Terimakasi ilmunya, suatu hari pasti aku butuh ilmu itu. Ehihi..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Share yukk :))