Minggu, 13 Oktober 2013

Tuhan Tau


Mungkin ini semacam surat untuk Tuhan, bukan surat kecil, ini lebih kecil lagi..

Aku bukan manusia yang religius
Sepertinya aku lebih tampak seperti itu
Tuhan Maha Tau, dan itu cukup melegakan

Aku pernah merasa bahwa Tuhan itu tidak adil
Begitu mudah mengabulkan doa doa yang lain, doaku?
Tuhan Maha Adil, dan itu cukup melegakan

Aku sering mengumpati Tuhan, maaf, aku hanya manusia tak sempurna
Yang kadang menerka, dosa dosaku akan terlunasi dengan apa?
Tuhan Maha Pemaaf, dan itu cukup melegakan

Aku terkadang merasa sendirian, bahkan diantara kerumunan yang membuatku pusing
Dan sekarang aku benar benar sendirian, tanpa seorangpun.
Lalu datang hujan, pelangi, bulan sabit, dan bintang bintang di langit.
Barangkali, itu isyarat Tuhan
Tuhan Itu Ada, Dia bisa menjadi seorang teman, melalui apa yang Dia cipta.
Dia tak pernah membiarkanku sendirian, dan itu cukup membuat senyumku ini

Kini, Tuhan semakin dekat.
Sampai sampai aku takut menanyaiNya,
Dia menjawab semua tanyaku lewat isyarat isyarat yang kadang ku jadikan taruhan
Menunjukkan kepadaku, bahwa Dia tak pernah melewatkan setiap doa, setiap tanya
Tuhan Maha Mendengar, dan itu cukup nyata kurasakan

Dan dari semua yang ku jalani, bukankah ada sebuah isyarat dariNya untukku? Untuk kita semua?
Sebuah dialog tak terucap dariNya?
"Tuhan Maha Penyayang, Tuhan Menyayangiku,"
Dia tak perlu berkata,
Dia punya cara yang lebih indah dari yang terkira
:')



- di sebuah pagi yang haru, dan Tuhan pasti tau :')





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Share yukk :))